Manfaat Air Kencing Kelinci – selain sebagai hewan dengan daging yang lezat dan bentuk fisik unik dan lucu. Kelinci juga mempunyai keunggulan.

Yah selain daging yang bisa di manfaatkan, ada juga bulu kelinci yang biasanya di jadikan sebagai kerajinan tangan seperti tas dan yang lain lain.

Pada umumnya kotoran dari hewan di buang dan tidak difungsikan apa – apa. namun berbeda dengan hewan kelinci karena air kencing dari kelinci merupakan sumber bahan organik yang biasanya digunakan sebagai bahan untuk membantu pertumbuhan tanaman.

Urine kelinci mempunyai kandungan dan manfaat yang bagus untuk pertumbuhan tanaman. Karena di dalamnya terkandung unsur hara mikro dan makro yang lebih banyak dari pada hewan pada umumnya.

Nah berikut ini akan kita bahas mengenai air kencing kelinci yang mempunyai manfaat serta kandungan yang bagus. Penasaran ? berikut pembahasanya.

Kandungan Urine Kelinci

Seperti yang sudah saya jelaskan sekilas bahwa urine kelicni mempunyai kandungan unsur hara yang tinggi dibanding hewan ternak lainya.

Penelitian yang dilakukan oleh ( Balitnak ) atau yang biasa sdi kenal dengan Badan Penelitian Ternak terdapat kandungan dalam urine kelinci seperti unsur hara N, P atau K yaaitu (N) 2, 72%, Fastor (P) 1.1% dan Kalium 0,5 &. (K)

Dari data dari Balitak diatas bisa dilihat bahwa unsur yang terdapat pada urine kelinci lebih tinggi dari hewan pada umumnya. Namun jika dikombinasikan dengan kotoranya terdapat unsur hara bisa lebih meningkat menjadi (Nitrogen)2,20%, (Fastor) 87% (Potassium) 2,30%, (Sulfur) 36%,  dan (Magnesium) 40%.

Baca Juga : Kelinci Lokal Jawa

Berapa Banyak Kelinci Menghasilkan Urine?

Pertanyaan yang mungkin ada pada pikiran anda, berapa sih kelinci dapat menghasilkan urine dalam setaip harinya ??

Nah kelinci sendiri dalam satu hari bisa menghasilkan rata –rata 2 liter. Dari hasil yang bisa dibilang cukup banyak ini tentunya jika dimanfaatkan dengan baik bisa menjadi pilihan terbaik bagi para petani.

Selain bisaa menghasilkan banyak tentunya bisa lebih efisien jika di gunakan oleh para petani. Dan tentunya pengurusan dari urine kelinci ini sendiri tidak terlalu rumit.

Namun banyak petani yang belum tahu akan manfaat dari urine kelinci ini, dan kebanyakan peternak kelinci lebih memilih untuk membuang air kencing kelinci, padahal jika di maanfaatkan oleh paara petani akan membantu menekan pengeluaran dan membantu menghasilkan tumbuhan yang baik.

Manfaat Urine Kelinci

Urine kelinci bisa dimanfaatkan sebagai pupuk yang membantu pertumbuhan tanaman. Atau bisaa di bilang bisaa di jadikan sebagai pupuk organik yang kaya akan unssur hara atau unsur N ( urea ).

Untuk menggunakan urine kelinci sendiri pun bisa bermacam – macam ada yang dipakai langsung dan melalaui proses fermentasi. Untuk lebih baiknya yang mana? Semua baik karena kandungan dari urine kelinci lah yang akan membantu pertumbuhan dari tanaman.

Manfaat yang jelas bisa dilihat adalah membantu pertumbuhan tanaman pada masa vegetatif atau pembeentukan akar, daun, batang dan bibit juka di aplikasikan paada tanaman padi.

Selain itu manfaat urine kelinci bisa membantu membentuk zat hijau paada daun yang mana mempunyai fungsi untuk proses fotosintetis.

Lebih enak rangkuman dari manfaat urine adalah sebagai berikut :

  • Zat perangsangg pertumbuhan akar, bunga dan buah pada benih atau bibit.
  • Sebagai pupuk daun organik
  • Sebagai pestisida bisa membuka daun yang keriting menjadi bagus yang biasanya disebabkan oleh serangan thrip, ulat, belalang atau bahkan tikus.

Cara pengolahan Air Kencing Kelinci

Setelah mengetahui akan kaandungan dan manfaat dari air kencing kelinci tentunya sahabat semua bertanya – tanya. Bagaimana sih cara mengolah air kencing kelinci agar bisa dijadikan sebagai pupuk organik ? berikut ini akan kita kupas tuntas.

Alat dan Bahan

  1. 20 Liter urine kelinci
  2. 10 limbah jamu
  3. 1 kg umbi gadung
  4. 0,5 liter tetes tebu
  5. 200 ml EM4
  6. Drum plastik atau blong air yang berukuran 30 liter

Cara Membuat

  1. 20 liter air kelncing kelinci yang sudha disiapkan di masukan ke dalam drum plastik yang berukuran 30 liter tadi, kemudian di tambahkan 10 kg limbah jamu dan 1 kg umbi gadung. Umbi gadung pastikan sduah di tumbuk menjadi halus.
  2. Setelah itu campurkan 0,5 tetes tebu daan 200ml EM4 .
  3. Aduk sampai merata.
  4. Setelah dipasikaan adukan merata kemudian tutup drum dengan rapat.
  5. Pupuk bisaa digunakan selama 2 minggu prioses fermentasi.
  6. Sebelum 2 minggu pastikan agar setiap minggunya buka tutup drum agar gas didalmnya bisa keluar.
  7. Pemakaian 1 liter ari dicampurkan dengan10 cc pupuk urine kelinci.

Baca Juga : Ciri Kelinci Hamil

Cara Menggunakan Air Kencing Kelinci

Untuk cara menggunakan air kencing sendiri cukup mudah karena bisaa di sirampkan langsung pada tanaman atau bisa juga di semprotkan menggunakan alat semprot pertanian.

Namaun pada umumnya cara menggunakan pupuk dari air kencing kelinci ini disemprotkan pada bagian tanaman terutama daun.

Untuk penyemprotan pada bagian daun usahakan disemrotkan paada bagian bawah daun, karena pada bagian itu terdapat stomata yang akan menyerap langsung pupuk organik dari urine ke tubuh tumbuhan sehingga akan langsung bereaksi pada tanaman.

Baca Juga : Budidaya Kelinci

Nah hal yang tidak boleh melakukan penyemprotan adalah pada saat musim hujan, karena fungsinya akan berkurang.

Demikian tadi pembahasan mengenai manfaat dari air kencing kelinci. Dan hasil dari pupuk organik urine kelinci ini sudah dijamin manfaatnya karena sudah banyak yang membuktikan. Mudah – mudahan dengan adanya artikel ini bisa menambah wawasan dan pengetahuan seputar kelinci.

Terimakasih.

Leave a Reply