Rekomendasi Jenis Kelinci Unik

Jenis Kelinci – Kelinci merupakan hewan ternak yang bisa dimanfaatkan sebagai ternak pedaging ataupun ternak hias. Hewan ini termasuk kedalam mamalia dari famili Leporidae.

Hewan mempunyai banyak jenis di seluruh dunia. Memiliki kelinci peliharaan yang menggemaskan mungkin tidaklah mudah.

Kelinci terbagi menjadi dua, kelinci peliharaan serta kelinci pedaging. Pedaging biasanya mempunyai tubuh yang lebih besar dari kelinci peliharaan.

Kelinci mempunyau jenis yang sangatlah beragam, mulai dari yang lokal hingga berasal dari luar negeri, setiap jenis kelinci pun mempunyai harga yang berbeda-beda.

Berikut ini jenis kelinci yang sangatlah popuker untuk dipelihara.

1. Kelinci Lop

jenis jenis kelinci

Kelinci Lop mempunyai banyak jenis diantaranya adalah Dwarf Lop, English Lop, Holland Lop, French Lop, Anggora Lop, American Lop, dan masih banyak lagi yang lainnya, yang paling terkenal adalah kelinci yang berjenis English Lop.

Keunikan dari kelinci lop adalah di bagian telinganya. Telinga kelinci lop menggantung dari kepala hingga ke pipinya yang mulai terlihat pada saat kelinci berumur 2-4 bulan.

Ciri-ciri yang lainnya adalah hidungnya yang pesek dan ukuran tubuhnya mencapai 12-23 cm.

Untuk harga kelinci di umur 1-3 bulan sebesar Rp. 50.000 – Rp. 300.000, sedang kelinci yang berumur 3 bulan atau lebih harganya mencapai Rp. 300.000 – Rp. 4.000.000.

Kelebihan dari kelinci ini adalah sebagai kelinci hias, karena telinganya yang unik seperti telingan anjing yang menjulur ke bawah serta berbeda dengan kelinci jenis lain.

Kelinci lop harus diperhatikan khusus di dalam pemeliharaannya karena kelinici ini mudah sekali terserang penyakit.

2. Kelinci Anggora

jenis jenis kelinci

Kelinci anggora merupakan salah satu jenis dengan kelinci tipe hias yang banyak di sukai. Kelinci anggora berasal dari Ankara, Turkiy.

Jenis kelinci anggora dibagi menjadi empat bagian, yaitu Anggora Perancis, Anggora Giant, Anggora Inggris, dan Anggora Jerman.

Secara umum, kelinci anggora mempunyai bulu yang lebat dan panjang. Beratnya kelinci mencapai 2-4 kg. Bulu kelinci anggora bisa bertumbuh mencapai 2 cm setiap bulanya dan bulunya di gunakan untuk wool.

Kelebihan dari kelinci ini adalah bulunya yang bisa digunakan untuk pembuatan wool, namun kekurangan jenis kelinci ini yang perlu untuk diperhatikan adalah asal kelinci yang bukan dari daerah yang tropis sehingga mudah terkena serangan penyakit.

3. Kelinci Rex

jenis jenis kelinci

Kelinci Rex adalah kelinci yang berasal dari Negara Peranci, kelinci rex adalah ras kelinci yang cocok untuk diternakkan di daerah yang dinggin dengan suhu 5-15  ͦC. Kelinci ini dimanfaatkan sebagai kelinci hias.

Karena bentuk kelincinya yang lucu, namun juga bisa dijadikan sebagai kelinci pedaging. Harga kelinci rex yang berumur 1-3 bulan sebesar Rp. 50.000- Rp. 300.000, sedangkan untuk umur 3 bulan keatas Rp. 300.000 – Rp. 4.000.000.

Kelebihan Kelinci ini warna bulunya yang indah sehingga kelinci ini sering kali dijadikan kelinci kontes, selain itu juga bisa dijadikan kelinci pedaging. Kelinci ini bisa dilatih dengan berbagai macam trik seperti diberi petunjuk, dan di panggil.

Kelinci Rex dimanfaatkan sebagai penghasil kulit. Kekurangan dari kelinci ini adalah memerlukan udara yang sejuk dan dingin untuk memperoleh produktivitas yang maksimal dalam pemeliharaan kelinci ini.

4. Kelinci Flemish Giant

jenis jenis kelinci

Kelinci Flemish Giat merupakan kelinci yang memiliki tumbuh besar. Jika dibandingkan kelinci jenis yang lainnya. Kelinci ini berasal dari Negara Argentina ini semulanya adalah kelinci liar, kemudia di budidayakan di Benua Eropa.

Kelinci Flemish Giant mempunyai tubuh yang besar dengan berat paling ringan yaitu sebesar 8 kg dan yang paling berat bisa mencapai 13 kg. Bahkan ada yang terbesar beratnya mencapai 22,23 kg di dalam Guinnes World Records.

Panjang tubuhnya mencapai 15 cm dan panjang telinganya mencapai 15 cm. Harga kelinci jenis ini di umur 1-3 bulan sekitar Rp. 50.000 – Rp. 300.000. Kelinci di atas 3 bulan harganya Rp. 250.000 – Rp. 3.000.000.

Kelebihan kelinci flemish giant adalah bentuknya yang besar dan bisa menghasilkan daging yang lebih banyak dibandingkan dengan jenis yang lainnya, rasanya yang khas dengan memiliki citra rasanya yang tersendiri.

Untuk kekurangannya adalah sering terjadi patah kaki pada kelinci ini, karena kelinci ini terlalu berat menopang tubuhnya yang besar.

5. Kelinci Himalaya

jenis jenis kelinci

Kelinci Himalaya adalah kelinci yang banyak diminati di Negara Indonesia. Kelinci ini dijuluki sebagai kelinci Negara Cina atau kelinci Rusia. Kelinci himalaya dimanfaatkan sebagai pedaging ataupun kelinci hias, karena kelinci ini lucu dan unik.

Selan kelinci himalaya yang standar, ada juga kelinci himalaya yang ukurannya mini. Ciri-ciri kelinci ini ada warna bulu yang seputih salju dan mempunyai kombinasi warna polkadot hitam di sekitar hidung dan ada tambahan warna lain di bagian ekor dan telinganya.

Berat bada kelinci rata-ratanya adalah 2,5 – 4,5 kg. Sedangkan kelinci himalaya yang berukuran mini memiliki berat 1 kg saja.

Harga kelinci himalaya di umur 1-3 bulan sekitar Rp. 50.000 – Rp. 150.000. sedangkan umur 3 bulan ke atas harganya Rp. 150.000 – Rp. 700.000.

Kelebihan kelinci himalaya adalah memiliki mata yang unik dengan warna merah mudah. Untuk kekurangannya adalah produktifitas sangatlah rendah. Dalam sekali melahirkan, kelinci ini hanya melahirkan 3-6 ekor anakan.

6. Kelinci Netherland Dwarf

jenis jenis kelinci

`

Kelinci Netherland Dawrf adalah kelinci yang berasal dari Negara Belanda. Kelinci ini pertumbuhannya sangatlah lambat. Kelinci ini dibawa Bangsa Belanda dan dibudidayakan di Negara Indonesia.

Kelinci jenis ini banyak diminati oleh pencinta kelinci dan dipelihara sebagai kelinci hias. Ciri-ciri kelinci ini mempunyai kepala yang bulat, tubunya pendek dan lehernya pendek. Berat kelinci ini mencapai 1 kg.

Warna kelinci ini sangatlah bervariasi namun yang paling disukai adalah kelinci yang warna bulu putih dan matanya warna merah.

Harga kelinci netherland dwarf di umur 1-3 bulan sekitar Rp. 50.000 – Rp. 200.000. untuk umur di atas 3 bulan Rp. 200.000 – Rp. 1.000.000.

Kelebihan kelinci Netherland Dwarf adalah kegesitan, kelinci yang bisa berkeliling ruangan sampai ratusan kali dalam sehari.

Sedang kekurangan kelinci ini adalah susah untuk dijinakkan karena kelincinya liar sehingga berbahaya kalau dipelihara oleh anak-anak.

7. Kelinci English Spot

jenis jenis kelinci

Kelinci English Spot adalah kelinci hias yang berasal dari Negara Inggris. Kelinci ini mulai dibudidayakan pada abad ke 19. Kelinci ini adalah kelinci persilangan dari jenis kelinci English Lop, Flemish Giant, Dutch, Anggora, Patagonian, Himalaya dan Silver.

Kelinci ini memiliki bulu berwarna putih dominan dengan bintik-bintik warna coklat atau spot, abu-abu dan hitam di bagian samping tubuhnya. Ciri khas dari kelinci ini adalah terdapat garis berwarna hitam membentang dari kepala menuju ke punggung sampai ke tubuh bagian belakang.

Selain itu, kelinci ini mempunyai bulu di daera mulut dan mata yang berwarna hitam, tubuh kelinci ini ramping dan panjang. Berat kelinci ini sekitar 2,5 kg – 4,5 kg. Harga kelinci English Spot di umur 1-3 bulan harganya Rp. 50.000 – Rp. 250.000.

Kelebihan dari kelinci ini adalah warna bulu yang uni berbeda dengan kelinci yang lain adalah daya tarik bagi para pecinta kelinci.

Sedangkan kekurangan dari kelinci jenis yang lainnya yang perlu untuk adaptasi di lingkungan tropis, karena kelinci ini berasal dari Benua Eropa sehingga rentan mengalami sakit dan stres.

8. Kelinci Dutch

jenis jenis kelinci

Kelinci Dutch adalah kelinci yang berasal dari Negara Belanda. Kelinci ini mempunyai tubuh yang lucu dan mungil sehingga pecinta kelinci dijadikan sebagai kelinci hias untuk dipelihara.

Ciri-ciri kelinci Dutch adalah memiliki warna bulu yang bervariasi seperti warna putih-hitam, abu-abu dan coklat. Warna yang dimilikinya adalah kombinasi dari warna-warna tersebut.

Mata yang dimiliki kelinci ini bersih dan cerah, bola matanya berwarna coklat. Kelinji jenis ini adaah kelinci yang kerdil, karena berat badannya hanyalah 1,5 – 2 kg.

Kelebihan dari kelinci ini adalah sifat sosial dari kelinci ini sangatlah baik dan mempunyai kecerdasan yang tinggi sehingga mudah untuk dilatih. Kelinci dutch mempunyai sifat keibuan yang tinggi. Sedangkan untuk kekurangannya adalah mudah kaget dan takut.

Selain itu, kelinci ini memerlukan waktu untuk adaptasi dengan lingkungan yang baru. Harga kelinci untuk umur 1-3 bulan sekitar Rp. 50.000 – Rp. 200.000, sedangkan kelinci yang di atas 3 bulan sekitar Rp. 200.000 – Rp. 2.000.000.

9. Kelinci Lionhead

jenis jenis kelinci

Kelinci Lionhead merupakan keturan kelinci Anggora Inggris namun kelinci lionhead memiliki ciri yang berbeda dari induknya. Kelinci ini memiliki kepala yang sama dengan singa dengan bulu panjang dan menutupi kepalanya.

Untuk telinganya pendek. Berat badan mencapai 1,7 kg. Warna kelinci ini adalah hitam, putih, coklat, abu-abu, kekuningan dan kemerahan.

Harga kelinci ini sangatlah murah, untuk umur 1-3 bulan Rp. 50.000 – Rp. 200.000, sedangkan kelinci yang berumur 3 bulan ke atas Rp. 150.000 – Rp. 700.000.

Baca Juga : Cara Budidaya Kelinci Anggora

10. Kelinci New Zealand

jenis jenis kelinci

Kelinci New Zealand berasal dari New Zealand, Autralia. Kelinci ini termasuk kelinci yang bertubuh besar serta memiliki pertumbuhan yang sangatlah cepat sehingga dimanfaatkan sebagai kelinci pedaging.

Kelinci New Zealand mempunyai ciri tubuh yang berwarna putih yang mulus, dengan tekstur padat dan tebal. Bentuk tubuhnya yang agak pendek, tulang punggu yang membentuk seperti kurva, dari belakang kepala sampai ke ekornya.

Selain berwarna putih, ada warna yang lain seperti warna hitam dan merah, berat kelinci new zealand mencapai 5 kg.

Untuk harga kelinci di umur 1-3 bulan Rp. 50.000 – Rp. 150.000, sedangkan di umur 3 bulan ke atas Rp. 150.000 – Rp. 500.000.

Kelebihan kelinci ini adalah produktifitas yang tinggi, kelinci new zealand mampu menghasilkan 12- 13 anak kelinci. Selain itu, kelinci ini pertumbuhannya sangatlah pesat, kekurangan kelinci ini adalah bulunya yang berwarna putih mudah kotor apabila tidak setiap hari membersihkannya.

11. Kelinci Satin

jenis jenis kelinci

Kelinci satin berasal dari Amerka Serikat. Kelinci satin dimanfaatkan dagingnya atau sebagai kelinci hias. Kelinci satin termasuk kedalam ras kelinci yang bertubuh besar.

Kelinci yang sejenis dengan satin adalah Broken Santin, California Satin, Havana, Chincilla dan Siam Satin.

Ciri-ciri kelinci ini bandannya yang panjang, leher yang pendek dan kelapa yang lebar, kelinci ini mempunyai bulu yang rapat dan tebal.

Harga kelinci satin umur 1-3 bulan sekitar Rp. 50.000 – Rp. 200.000, sedangkan kelinci di umur diatas 3 bulan Rp. 150.000 – Rp. 1.000.000.

Warna bulu kelinci beragam, ada yang hitam, putih, kebiruan, coklat dan ada yang california dimana ekor, mulut, telinga dan ujung kaki berwarna hitam, kecuali tubuhnya berwana putih. Berat kelinci mencapai 4-5 kg.

Kelebihan dari kelinci ini adalah bulunya yang mengkilap menjadi daya tarik bagi pecinta kelinci hias. Pada saat melahirkan kelinci ini bisa mencapai 7-10 ekor. Kelinci ini dimanfaatkan untuk penghasil kulit.

12. Kelinci Havana

jenis jenis kelinci

Kelinci Havana merupakan kelinci hias yang dikembangkan di Negara Belanda pada tahun 1898. Kemudian berkembang di Benua Eropa pada tahun 1908.

Setelahnyam kelinci ini cepat menyebar ke semua dunia, termasuk Negara Indonesia.

Ciri-ciri ini memiliki tubuh yang pendek dan kecil. Bahu kelinci ini kekar dan berotot. Hanya mempunyai satu warna saja di tubuhnya, meskipun pada saat ini sudah banyak persilangan yang menghasilkan kelinci havana dengan warna yang belang.

Berat tubuhnya sekitar 2,75 kg. Warna bulunya adalah hitam, coklat, polos dan biru. Harga kelinci ini di umur 1-3 bulan sekitar Rp. 50.000 – Rp. 250.000. sedangkan umur kelinci di atas 3 bulan Rp. 250.000 – Rp. 1.000.000.

Kelebihan dari kelinci havana adalah mempunyai bulu yang lembut serta mengkilap, sehingga nyaman untuk dijadikan hewan peliharaan. Selain itu, temperamen kelinci ini tenang dan lembut.

13. Kelinci Jersey Wooly

jenis jenis kelinci

Kelinci Jersey Wooly adalah kelinci yang kecil serta sering di sebut dengan kelinci Dwarf Anggora, kelinci ini merupakan persilangan antara kelinci Anggora Perancis dan Netherland Dwarf.

Kelinci ini kecil dan kerdil yang dikembangkan untuk dijadikan sebagai hewan peliharaan.

Kelinci jersey wooly merupakan salah satu kelinci yang favorit bagi para pecinta kelinci hias. Ciri-ciri kelinci ini adalah mempunyai tubuh yang kecil. Berat tubuh sekitar 1,5 kg. Harga kelinci di umur 1-3 bulan sekitar Rp. 50.000 – Rp. 200.000.

Sedangkan umur di atas 3 bulan Rp. 200.000 – Rp. 1.000.000. kelebihan dari kelinci adalah jinak dan cerdas. Kelinci ini memiliki bulu yang kasar dan tidak lembut seperti induknya.

14. Kelinci American Sable

jenis jenis kelinci

Kelinci American Sable adalah kelinci yang berasal dari Amerika, kelinci ini pertama kali muncul pada tahun 1924, merupakan persilangan dari kelinci chincilla.

Pada tahun 1982 baru diakui oleh ARBA. Kelinci ini bisa dimanfaatlam sebagai kelinci hias ataupun kelinci pedaging.

Ciri kelinci ini adalah tubuhnya yang bongsor. Warna tubuhnya berwarna hitam dan ada juga berwarna coklat sepia. Di bagian telingah, wajah, punggung, ekor, dan kaki memiliki warna coklar sepi gelap.

Matanya coklat dan berat kelinci bisa mencapai 8 kg. Harga kelinci ini di umur 1-3 bulan Rp. 50.000 – RP. 150.000 dan umur diatas 3 bulan harganya Rp. 150.000 – Rp. 700.000.

kelebihan kelinci ini adalah jinak dan senang dielus, dimanja oleh manusia dan memiliki hobi tidur sehingga bisa dijadikan hewan peliharaan. Kekurangan kelinci ini adalah mudah stress apabila tempat hidupnya tidaklah nyaman.

15. Kelinci Chinchilla

jenis jenis kelinci

Kelinci Chinchilla adalah kelinci yang berasal dari Amerika. Kelinci ini ada dua jenis macam yaitu Chincilla mini dan Chincilla raksasa.

Chinchilla raksasa atau Giant Chinchilla adalah hasil persilangan antara Chinchilla standar dengan Giant Flemish.

Kelinci ini dimanfaatkan sebagi kelinci pedaging, namun ada juga yang dijadikan sebagai kelinci hias. Ciri khusus yang dimiliki kelinci ini adalah warna abu-abu gelap dengan warna abu-abu mutiara serta warna hitam.

Ukuran tubuh sangatlah bervariasi tergantung dengan jenisnya. Berat kelinci Chinchilla  bisa mencapai 8 kg. Mempunyai telinga yang panjang dengan ujung sedikit lancip.

Bentuk tubuh kelinci ini sangatlah ramping dengan panggul yang melengkung. Matanya berwarna hitam.

Harga kelinci ini tergolong murah karena harganya sekitar Rp. 50.000 – Rp. 150.000 untuk umur 1-3 bulan, sedangkan umur di atas 3 bulan sekitara Rp. 150.000 – Rp. 700.000 saja.

Kelebihan kelinci ini adalah ukuran tubuh yang besar untuk jeni giant serta harga yang murah bisa dimanfaatkan sebagai kelinci pedaging. Selain itu, bulunya bisa dimanfaatkan juga.

16. Kelinci Tan

jenis jenis kelinci

Kelinci tan adalah kelinci yang berasal dari Braillsford yang merupakan kelinci yang pertama kali ditemukan oleh Culland Hall pada tahun 1880. Kelinci ini adalah kelinci yang liar dan sangat penakut.

Kelinci ini mempunyai tubuh yang menarik dan gagah. Kelinci tan dimanfaatkan untuk dipelihara dan kelinci hias. Ukuran kelinci tan tidak besar, kulit bulunya yang mengkilap dengan warna coklat kemerahan.

Warna yang khas dibandingkan dengan kelinci yang lainnya. Badan yang bulat, telinga yang tegak ke atas, dan mata berwarna hitam.

Harga kelinci di umur 1-3 bulan Rp. 50.000 – Rp. 200.000, sedangkan untuk umur di atas 3 bulan Rp. 200.000 – Rp. 1.000.000.

Kelebihan kelinci ini adalah warna yang coklat berbeda dengan kelinci yang lain. Untuk kekurangan kelinci tan adalah penakut.

17. Kelinci Polish

jenis jenis kelinci

Kelinci Polish berasal dari Negara Inggris yang dipamerkan pertama kali di tahun 1884. Kelinci ini mendapatkan julukan yang bernama Polandia Rabbit.

Ada asumsi bahwa kelinci polish adalah persilangan dari kelinci himalaya dan kelinci netherland dwarf. Kelinci ini jenis kelinci pedaging.

Ciri-ciri kelinci polish adalah memiliki bulu yang halus, badan kecil mungil, serta memiliki banyak warna. Kelinci polish memiliki telinga yang tegak, pendek bulat dan sedikit runcing.

Kepala kelinci yang bulat dengan mata berwarna biru atau merah dan ada yang berwarnah hitam. Kelinci ini hampir sama dengan Netherland Dwarf namun tubunya sedikit lebih besar.

Harga kelinci di umur 1-3 bulan Rp. 50.000 – Rp. 150.000, sedangkan di atas 3 bulan harganya sekitar Rp. 150.000 – Rp. 700.000. kelebihan kelinci polish adalah kelinci yang tergolong kecil, jenis pedaging dan bulunya yang halus.

18. Kelinci Harlequin

jenis jenis kelinci

Ada beberapa jenis kelinci Harlequin yaitu Harlequin Lop, Harlequin Rex, dan Harlequin Anggora. Jenis tersebut adalah kelinci ras yang mempunyai warna coklat tubuhnya yang sama dengan ras Harlequin.

Ciri-ciri warna utama dari corak kelinci ini adalah corak yang membentuk garis lurus, dengan warna hitam, coklat tua, coklat, biru, kemerahan, silver dan masih banyak yang lainnya.

Harga kelinci ini yang rasnya Harlequin Anggora Rp. 250.000 – Rp. 3.000.000, sedangkan untuk kelinci Harlequin Lop Rp. 300.000 – Rp. 4.000.000, kelinci Harlequin Rex di atas 3 bulan Rp. 300.000 – Rp. 4.000.000.

Kelebihan kelinci ini adalah corak yang unik adalah ciri khas dari kelinci jenis ini sehingga banyak yang diminati orang yang penyuka kelinci hias.

19. Kelinci English Lop

jenis jenis kelinci

Kelinci English Lop sama seperti jenis kelinci lop yang lainnya, mempunyai telinga yang turun dan menggantung dengan ukuran yang besar di sepanjang sisi wajahnya. Kelinci English lop beratnya mencapai 9-11 kg.

Harga kelinci English Lop hampir sama dengan kelinci lop yang pada umumnya, untuk umur 1-3 bulan Rp. 50.000 – Rp. 300.000, sedangkan di umur 3 bulan ke atas Rp. 300.000 – Rp. 4.000.000.

Kelebihan kelinci ini adalah sifatnya ramah, sehingga cocok untuk dijadikan hewan peliharaan di rumah, namun kelinci ini mudah terserang penyakit dan stress apabila kondisi lingkungan di sesuai.

20. Kelinci Hotot

jenis jenis kelinci

Kelinci Hotot adalah kelinci ras Netherland, kelinci yang berasal dari Negara Belanda. Kelinci ini mempunyai tubuh yang kecil, kelinci hotot termasuk kelinci yang digemari karena bentuknya unik dan kecil.

Ciri-ciri kelinci hotot adalah mempunyai bulu berwarna putih, di daerah mata berwarna corak hitam yang membuat kelinci terlihat seram.

Ada warna lain dari kelinci hotot seperti warna abu-abu, dan hitam, namun yang populer adalah warna putih. Berat kelinci hanya 1,4 – 1,8 kg.

Harga kelinci ini untuk umur 1-3 bulan Rp. 90.000 – Rp. 300.000, sedangkan umur di atas 3 bulan harganya di atas Rp. 300.000.

Kelebihan kelinci hotot adalah banyak bergerak dan gesit, namun harus hati-hati di dalam merawatnya karena kegesitan bisa menyebabkan kelinci hilang jika tidak dikandangkan secara aman.

21. Kelinci Holland Hop

jenis jenis kelinci

Kelinci Holland Hop merupakan kelinci  pertunjukkan yang populer. Kelinci Holland Hop berasal dari Negara Belanda dan diakui secara resmi oleh American Rabbit Breeders Association pada tahun 1979. Kelinci ini berukuran mini dan beratnya 1 kg.

Walaupun bentuknya yang lucu dan jinak, kelinci jenis ini sebenarnya sangatlah sensitif. Kelinci ini tidak suka di dalam kandang terlalu lama atau di gendong, di pegang.

22. Kelinci Mini Satin

jenis jenis kelinci

Kelinci Mini Satin memiliki bulu yang lembut dan berwarna kemilauan. Ras ini mulai populer pada saat gen satin pertama kali dikenali pada tahun 1956.

Pada saat itu, para peternak kelinci mulailah bereksperimen untuk membuat ras satun yang memiliki versi lebih kecil lagi.

Dari segi kepribadian, mini satin sangatlah pasif-agresif. Kelinci mini satin bisa tenang dan bisa juga berubah menjadi agresif pada saat di sekitar orang-orang.

23. Kelinci Lion

jenis jenis kelinci

Kelinci Lion adalah keturuan dari kelinci jenis Anggora Inggris. Bulunya yang lebat dan di bagian lehernya tampak seperti singa, sehingga kelinci ini diberi nama Lion.

Meskipun masih keturunan dari kelinci Anggora, namun tidak banyak ciri-ciri anggora yang bisa ditemukan di kelinci lion ini.

24. Kelinci Mini Lop

jenis jenis kelinci

Ras ini mungkin menjadi salah satu ras yang populer di dunia ini. Kelinci mini lop sering dikembangbiakan sebagai hewa peliharaan ataupun pertunjukkan kelinci, secara fisik, sama dengan kelinci Holland Lop yang hanya saja dari tekstur telinganya lebih lembut.

Kelinci mini lop tergolong kelinci yang menyenangkan, ceria, sangat ramah, dan mudah untuk dilatih. Tetapi lebih menyukai anak-anak yang tidak terlalu aktif.

25. Kelinci New Zealand White

jenis jenis kelinci

Kelinci New Zealand White berasal dari Amerika Serikat, kelinci ini hasil dari persilangan dengan kelinci jenis Flemish Giant. Berat kelinci ini mencapai 5,5 kg. Umur kelinci bisa panjang mencapai 10 tahun.

Saat melahirkan, kelinci ini menghasilkan 10-12 ekor anak kelinci. Ras ini biasanya menjadi pilihan indukan untuk memulai ternak kelinci dan cocok untuk memanfaatkan dagingnya.

Kelinci jenis ini biasanya di budidayakan di Negara Indonesia dan cukup banyak untuk ditemuinya.

26. Kelinci Kerdil Belanda

jenis jenis kelinci

Meskipun kelinci kerdil Belanda sangatlah kecil, mereka sebenarnya sangatlah aktif dan hampir liar. Kelinci ini bisa keras kepala dan bisa gelisah.

27. Kelinci Lokal Indonesia

jenis jenis kelinci

Indonesia memiliki kelinci hias lokal yang tak kalah lucunya dari kelinci yang lainnya. Meski jika dibandingkan dengan kelinci hias yang berasal dari Benua Eropa, kelinci lokal akan kalah saingan.

Karena berasal dari Indonesia, kelinci ini dijual dengan harga murah di kantong, perawatannya yang mudah tidak harus beradaptasi dengan musim yang ada di Indonesia ini.

Contoh kelinci lokal dari Indonesia adalah kelinci Sumatera dan kelinci Jawa.

28. Kelinci Alaskan

jenis jenis kelinci

Kelinci Alaskan adalah salah satu jenis hewan yang memiliki usia 7-8 tahun. Memiliki berat 3-4 kg. Kelinci alaskan sebagai hewan peliharaan karena kelinci ini sangat ramah dan jinak.

Kelinci Alaskan adalah salah satu kelinci yang dikembangkan di Campagne d’ Argent, Havana, Dutch, dan kelinci Himalaya. Pengembangan kelinci ini dikembangkan di Negara Jerman.

Tujuan dari pengembangan kelinci ini adalah untuk menciptakan kelinci yang sama dengan Alaskan Fox atau Rubah Alaskan yang dimana jenis kelinci ini bulunya diperjual belikan pada tahun 1900.

Oleh karena itu, tujuan dari dikembangbiakkan kelinci ini adalah untuk menciptakan kelinci dengan bulu yang berwarna putih yang berada di bawah bulu yang sangatlah hitam, panjang dan mengkilap.

29. Kelinci American Chincillas

jenis jenis kelinci

Kelinci American Chincillas mirip dengan kelinci Easter Bunny. Kelinci American Chincillas sangat imut, dan mudah untuk dikenali hanya dengan cara melihat warna bulunya.

Kelinci American Chincilla dibagi menjadi 3 jenis yaitu America, raksasa dan standar. Berat kelinci ini 4-5 kg. Sedangkan untuk jenis yang raksasa memiliki berat 7 kg dan yang standar memiliki berat 2,2 – 3,6 kg.

Baca Juga : Makanan Kelinci

30. Champagne D’Argent

jenis jenis kelinci

Kelinci yang satu ini memiliki bulu yang cantik, tidak kelinci ini sangat cocok untuk dijadikan sebagai hewan peliharaan. Kelinci yang satu ini sangat ramag dan memiliki rasa ingin tahu yang tinggi.

Kelinci ini memiliki berat badan 4 – 5,5 kg dan memiliki umur kurang lebih 7-9 tahun. Kelinci yang satu ini pertama kali dikembangbiakan pada abad ke 17 di Champagne, Perancis.

31. Belgian

jenis jenis kelinci

Pada awalnya, kelinci belgian di perkenalkan pada tahun 1700-an di Amerika Serikat pada pertengahan 1800-an.

Jika dibandingkan dengan kelinci domestik yang lain, kelinci ini memiliki bentuk tubuh yang lebih ramping dengan telingan yang panjang dan kaki yang lebih panjang.

Karena hal tersebut maka dijuluki dengan Poor Mans Racehorse atau kuda pacuan.

Kelinci belgian terkenal dengan kepintaran yang tinggi dan bisa dikatakan sebagai kelinci domestik yang paling cerdas. Kelinci ini terkenal sangatlah ramah meskipun sangat aktif dan tidak bias diam kelincinya.

Kelinci belgia memiliki bulu yang pendek dan warna kecoklatan. Kelinci mudah merawat dan tidak membutuhkan perawatan khusus pada saat memeliharanya.

32. Kelinci Anggora Giant

jenis jenis kelinci

Kelinci Anggora Giant adalah kelinci yang cantik dan lucu untuk dipelihara. Jenis kelinci ini adalah kelinci hasil persilangan antara kelinci Engglish Anggora dan Flemish Giant. Berakat kelinci ini mencapai 10 kg.

Bulu dari kelinci ini sangatlah lebat sehingga terlihat sangat menggemmaskan. Dengan bentuk tubuh yang lucu menjadikan kelinci ini cantik untuk dijadikan hewan peliharaan di rumah.

33. Kelinci English Anggora

jenis jenis kelinci

Kelinci ini memiliki bulu yang panjang dan tebal. Ciri khas yang dimiliki kelinci ini yaitu ujung telinganya yang menjuntai dengan ingat.

Karena bentuknya yang menggemaskan dan imut, kelinci jenis ini biasanya dijadikan hewan peliharaan dirumah.

34. Kelinci Rex Carpet

jenis jenis kelinci

Kelinci Rex Carpet sangat populer pada tahun 1980-an. Kelinci yang ini sangat terkenal di Amerika Serikat, kelinci rex carpet termasuk dalam kategori kelinci yang banyak digemari.

Kelinci ini memiliki bulu yang halus dan terlihat begitu cantik. Karena bentuknya yang lucu, kelinci ini sering dijadikan sebagai kelinci hias dan ada yang dijadikan kelinci pedaging.

35. Kelinci American Fuzzy Lop

jenis jenis kelinci

Kelinci American Fuzzy Lop salah satu ras kelinci yang sangat aktif dan periang. Karena sifat yang dimiliki oleh kelinci.

Kelinci ini sangat tepat untuk di ajak untuk bermain di taman, bahkan sifat yang dimiliki oleh kelinci ini sangatlah cocok untuk di jadikan hewan peliharaan.

36. Kelinci Cashmere Lop

jenis jenis kelinci

Kelinci Cashmere Lop salah satu kelinci yang berukuran sedang. Kelinci ini mempunyai ciri khas dan bentuk bulunya yang panjang dan lebat.

Untuk warna kelinci ini sangat bervariasi. Berat kelinci ini sekitar 2-3 kg. Kelinci ini sangatlah cocok untuk dijadikan hewan peliharaan.

37. Kelinci Swedish

jenis jenis kelinci

Kelinci Swedish adalah kelinci yang pertama kali dikembangkan di Negara Swedia.

Berat badan kelinci hanya 2-3 kg. Penampilan kelinci ini sangatlah anggun. Bulunya yang lembut, tidak terlalu aktif, pasif dan bisa dikatakan seimbang.

Karena sifatnya dan bentuknya bisa menjadikan jatuh cinta. Maka kelinci ini bisa dijadikan sebagai kelinci peliharaan.

38. Kelinci German Lop

jenis jenis kelinci

Kelinci German Lop sangat besar dan berbobot. Saking besarnya, leher kelinci ini sampai tidak terlihat. Kelinci ini hanya memiliki bahu yang luas di bagian belakangnya, untuk warna kelinci sendiri berwarna abu-abu.

Kelinci German Lop memiliki bentuk bulu yang lembut dan sangat cantik. Hal ini yang menjadikan kelinci ini bisa dijadikan sebagai kelinci peliharaan.

39. Kelinci Californian Rabbit

jenis jenis kelinci

Kelinci ini mulai dikembangkan pada tahun 1920 di California. Kelinci ini adalah hasil dari persilangan antara kelinci Selandia Baru Whites, kelinci Himalaya dan Chinchilla.

Berat kelinci ini sebesar 5,4 kg. Sedangkan kelinci yang belum dewasa, memiliki berat 3-4 kg. Adapun ciri khas kelinci ini adalah tubuhnya yang relatif memanjang dengan kepala berbentuk bulat serta moncong yang lebih tebal.

Mudah-mudahan artikel ini bisa bermanfaatkan bagi kita semua, apabila ada kata yang salah mohon untuk dimanfaatkan.

Leave a Reply